arousal (gairah/aktivasi)
arousal
Ringkasan Singkat
Keadaan aktivasi fisiologis atau daya tanggap kortikal yang terkait dengan stimulasi sensorik dan sistem aktivasi retikular, serta pengeluaran energi yang terhubung dengan emosi.
Arousal merujuk pada kondisi fisiologis di mana organisme berada dalam keadaan terjaga, waspada, dan reaktif terhadap stimulus lingkungan. Secara biologis, keadaan ini dikaitkan dengan aktivasi serat-serat dari sistem aktivasi retikular (RAS) di batang otak yang kemudian merangsang korteks serebral. Selain dimensi fisiologis, arousal juga mencakup dimensi psikologis berupa pengeluaran energi atau kegembiraan yang terkait erat dengan penilaian seseorang terhadap signifikansi suatu peristiwa atau intensitas fisik dari sebuah stimulus.
Tingkat arousal dapat memfasilitasi atau justru menghambat kinerja seseorang, tergantung pada kompleksitas tugas yang dilakukan, sebagaimana dijelaskan dalam hukum Yerkes-Dodson. Dalam konteks emosi, arousal merupakan komponen dasar yang menentukan intensitas pengalaman emosional, sementara penilaian kognitif menentukan jenis emosi yang dirasakan.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Yerkes, R. M., & Dodson, J. D. (1908). The relation of strength of stimulus to rapidity of habit-formation.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.